Welcome to My Sanctuary

If you are a dreamer, come in.
If you are a dreamer, a wisher, a liar,
A hope-er, a pray-er, a magic bean buyer...
If you're a pretender, come sit by my fire.
For we have some flax-golden tales to spin.
Come in!
Come in!


(INVITATION - Shel Silverstein)

Friday, November 23, 2012

Tragedi Saat Macy's Thanksgiving Parade

Tidak ada yang tahu misteri dibalik usia seseorang sampai saat orang tersebut tiada. Di saat perayaan hari dimana semua orang di Amerika bersyukur, dimana jutaan orang bersorak-sorak, bersenang-senang melihat pawai tahunan yang diselenggarakan Macy, sebuah tragedi terjadi di depan mata. Hari Kamis kemarin, saya dan keluarga berada di tengah-tengah manusia yang gegap-gempita merayakan Thanksgiving di pusat kota New York. Tiba-tiba perhatian saya dan juga banyak orang yang berada di 39th Street dan 6th Avenue adalah sebuah kerumunan kecil di tengah jalan. Saya bisa melihat salah satu badut yang turut meramaikan pawai terlentang di atas jalan, sementara beberapa polisi berjaga-jaga di sekelilingnya dan juga beberapa orang yang sepertinya bagian dari panitya pawai dan detektif. Di saat yang sama, pawai tetap berjalan. Orang-orang yang membawa balon, mobil hias atau float tetap berjalan, diarahkan oleh seorang panitya. 

Dari balik kerumunan yang saya terus perhatikan itu terlihat seorang wanita mengangkat kaki badutnya (yang saya duga seorang laki-laki berdasarkan ukuran tubuhnya). Cara ini adalah usaha untuk mengatur peredaran darah. Lalu sesudah itu saya lihat seorang wanita melakukan CPR pada korban dan tak lama digantikan oleh wanita lainnya menekan dada pak badut yang masih tetap terkapar tak berdaya. Perlahan ada perasaan tidak enak menyusup di hati saya. Beberapa penonton pawai yang juga memperhatikan upaya pemberian CPR dan lain-lainnya saling bertukar keprihatinan. Saya menduga kalau pak badut itu sudah tiada, mendasarkan pada upaya CPR yang cukup lama dilakukan yang sepertinya tidak memperlihatkan hasil yang diharapkan. 




Kira-kira 5 menit sejak saya melihat pak badut itu berada di jalan, akhirnya sebuah ambulance datang. Beberapa orang terdiri dari polisi dan paramedic mengangkat tubuh pak badut dan saya lihat tangannya terjatuh lunglai. Dari situ dugaan saya makin kuat dan tadi pagi saat membuka sebuah website surat kabar, saya terbelalak membaca artikel yang memberitakan sebuah tragedi yang terjadi saat pawai Thanksgiving berlangsung. Tentang kepergian seorang bernama Robert Blasetti berusia 67 tahun. Dia dan istrinya turut memeriahkan pawai Thanksgiving menjadi badut dan meniupkan balon untuk anak-anak yang menonton. Saat mendiang Robert Blasetti melewati 39th Street dan 6th Avenue, dia mendapat serangan jantung yang fatal dan tidak tertolong. Semoga hal terakhir yang dia lakukan adalah hal yang menyenangkan buatnya. Karena dia sudah berusaha menyenangkan orang lain di hari terakhirnya di saat semua orang merayakan rasa syukur.




No comments:

Post a Comment